KONSEP DASAR ILMU EKONOMI BAGIAN 2

 *MATERI 1*

Setiap manusia memiliki kebutuhan yang beragam dan tidak terbatas artinya manusia merupakan mahluk yang tidak pernah merasa puas, oleh sebab itu dia selalu menginginkan sesuatu yang baru dan terus menerus. Contoh : Adi memiliki Hp Merek Samsung Tipe A dan sekarang Ingin membeli Hp Merek Samsung Tipe B Kebutuhan timbul karena adanya tuntutan fisik dan/atau jiwa agar dapat hidup layak sebagai manusia sehingga kebutuhan manusia sangat beraneka ragam dan sering tidak dapat dipuaskan. Hal ini menyebabkan kebutuhan menjadi tidak terbatas *MATERI 2* *Kebutuhan* adalah hasrat yang timbul dalam diri manusia yang jika tidak terpenuhi dapat mempengaruhi kelangsungan hidupnya. Contohnya Makanan dan Minuman *Keinginan* adalah hasrat yang timbul dalam diri manusia yang jika tidak terpenuhi tidak mempengaruhi kelangsungan hidupnya. Contohnya Keinginan memiliki mobil, berlibur dll *MATERI 3* Kita selaku manusia sebagai makhluk hidup pasti memiliki kebutuhan untuk menjalani kehidupan sehari-hari. Kebutuhan tersebut berguna untuk mempertahankan hidup dan kelangsungan hidup manusia dilingkungan masyarakat. Kebutuhan tersebut akan terpenuhi apabila manusia selalu berusaha dengan bekerja keras.Kebutuhan manusia ada bermacam-macam yaitu sebagai berikut: A. Kebutuhan Menurut Intensitas Pemanfaatan. 1. Kebutuhan Primer. Menurut etimologi,kata "primer" berasal dari bahasa Latin yaitu "primus" yang artinya pertama.Jadi kebutuhan primer adalah kebutuhan pertama yang harus dipenuhi agar manusia dapat menjaga kelangsungan hidupnya.Yang termasuk kebutuhan primer antara lain makanan dan minuman, pakaian, rumah, pendidikan dan kesehatan. 2. Kebutuhan Sekunder. Kebutuhan ini muncul setelah terpenuhinya/tercapainya kebutuhan pertama(primer).Kata "sekunder" juga berasal dari bahasa latin yaitu "sekundus" yang artinya kedua.Orang yang sudah memiliki rumah secara otomatis pasti akan membutuhkan perabot untuk mengisi dan melengkapi rumahnya tersebut, jadi perabot rumah tangga dapat dikatakan sebagai kebutuhan sekunder.Setelah kebutuhan primer terpenuhi manusia akan cenderung memenuhi kebutuhan sekundernya guna meningkatkan kenyamanan dan kesejahteraan hidupnya. 3. Kebutuhan Tersier. Kata "tersier" berasal dari kata "tertius" (bahasa Latin) yang artinya ketiga.Kebutuhan ini juga muncul setelah terpenuhinya kebutuhan primer dan sekunder.Kebutuhan ini disebut juga sebagai Kebutuhan kemewahan, misalnya mobil, perhiasan, dan juga berwisata.Kebutuhan ini dipenuhi guna untuk menjaga prestise seseorang ditengah lingkungan masyarakat.Batas-batas kebutuhan primer, sekunder, dan tersier untuk setiap orang tidaklah sama.Hal tersebut tergantung pada kedudukan dan strata ekonomi orang tersebut didalam masyarakat.Bagi orang yang berada di taraf ekonomi rendah berlian dan mutiara merupakan kebutuhan tersier atau kemewahan, namun bagi orang yang bertaraf ekonomi tinggi (artis,dan sebagainya) berlian dan mutiara merupakan kebutuhan primer yang berguna untuk menunjang penampilannya. B. Kebutuhan Menurut Sifatnya. 1. Kebutuhan Jasmani. Sesuai dengan namanya,kebutuhan ini terkait dengan fisik kita.Agar kelangsungan hidup kita terjaga,kita perlu memperhatikan kebutuhan fisik kita seperti: makanan dan minuman yang bergizi, pakaian dan istirahat yang cukup, itu semua berguna untuk kesehatan jasmani kita agar tetap terjaga dan layak dalam pergaulan bermasyarakat.Saat ini khususnya di daerah perkotaan sudah banyak tersedia tempat-tempat untuk merawat badan/fisik kita contohnya pusat kebugaran, salon perawatan tubuh, dan sebagainya.Hal ini menunjukkan bahwa kebutuhan jasmani sudah sangat diperhatikan pemenuhannya. 2. Kebutuhan Rohani. Pemenuhan kebutuhan jasmani belum menjamin seseorang akan merasa bahagia,nyaman,dan sejahtera.Sudah banyak terjadi kisah-kisah yang menceritakan orang yang kaya namun selalu merasa tidak nyaman, dan sedih.Hal ini membuktikan bahwa bukan hanya kebutuhan jasmani saja yang harus dipenuhi atau diperhatikan tetapi juga kebutuhan rohani.Yang termasuk kebutuhan rohani adalah beribadah, berekreasi, membaca buku, berbagi dengan sesama, dan sebagainya. * C. Kebutuhan Menurut Subjeknya.* 1. Kebutuhan Perseorangan. Kebutuhan ini merupakan kebutuhan yang ditunjukkan kepada individu, sehingga membuat suatu individu berbeda dengan individu lain.Kebutuhan seorang petani berbeda dengan kebutuhan seorang dokter.Petani memerlukan cangkul, pupuk, traktor, pestisida, dan benih tanaman, sedangkan dokter memerlukan jarum suntik, infuse, stetoskop, dan obat-obatan. 2. Kebutuhan Kolektif/bersama. Kebutuhan ini bermanfaat untuk kepentingan masyarakat secara bersama-sama.Misalnya pasar, jalan raya, jembatan, puskesmas, tempat ibadah, dan sebagainya. *D. Kebutuhan Menurut Waktunya.* 1. Kebutuhan Sekarang. Kebutuhan ini pemenuhannya tidak dapat ditunda lagi pemenuhannya, harus sekarang.Jika ditunda bisa berakibat fatal.Misalnya seorang yang telah mengalami kecelakaan dengan pendarahan hebat harus segera mendapatkan tambahan darah agar jiwanya tidak terancam. 2. Kebutuhan yang akan datang. Kebutuhan ini merupakan kebutuhan yang pemenuhannya dilakukan dikemudian hari/ masa yang akan datang.Kebutuhan ini berhubungan dengan persediaan atau persiapan untuk yang akan datang.Contohnya adalah menabung, ikut program asuransi, dan lain sebagainya. *MATERI 4* Pengertian Skala Prioritas Skala prioritas adalah memetakan berbagai macam kebutuhan dalam hidup, mulai dari yang paling penting hingga kebutuhan penduduk. Kebutuhan pendukung sendiri merupakan kebutuhan yang pemenuhannya dapat ditunda. Contohnya : Jika Anda memiliki uang 100ribu apakah Anda memilih membeli Pulsa Data atau Minyak Rambut. *MATERI 5* Macam-macam alat pemuas kebutuhan manusia Jenis dari alat pemuas kebutuhan manusia bermacam-macam, dan itu dibagi menjadi beberapa macam yang berdasaran pada wujudnya, cara memperolehnya, tujuan penggunannya, hubungannya dengan barang lain, dan juga proses pembuatan, berdasarkan sifat atau segi jaminannya dan juga berdasarkan kualitasnya. Oke langsung saja kita mulai, membahas tentang macam-macam alat pemuas kebutuhan manusia. *A. Macam-macam alat pemenuhan kebutuhan berdasarkan wujudnya* 1. Barang konkret Barang konkret adalah alat pemuas kebutuhan yang dapat diraba, dilihat dan dirasakan. Contoh, minuman, makanan, tas, lemari, komputer, buku, pakaian dan lain-lain. 2. Barang abstrak Barang abstrak adalah alat pemuas kebutuhan yang tidak dapat diraba, dilihat, namun dapat dirasakan. Contoh : jasa guru, jasa dokter, jasa sopir dan lain-lain. *B. Macam-macam alat pemenuhan kebutuhan berdasarkan cara memperolehnya (kelangkaan)* 1. Benda ekonomi Barang atau benda ekonomi adalah alat pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas, sehingga cara memperolehnya diperlukan pengorbanan. Sebagian besar barang yang kita butuhkan dan kita gunakan adalah merupakan barang ekonomi, misalnya saja : makanan, komputer, sepatu, pakaian, perumahan, dan lain sebagainya. 2. Barang bebas Barang bebas adalah alat pemuas kebutuhan yang telah disediakan oleh alam dan jumlahnya banyak sekali. Karena jumlahnya yang banyak sekali maka untuk memperolehnya tidak diperlukan usaha yang keras atau pengorbanan. Contoh barang bebas adalah, udara, angin, dan sinar matahari, dll. 3. Barang ilith Pengertian dari barang ilith adalah alat pemuas kebutuhan yang jumlahnya sangat melimpah (berlebihan) dan juga dapat menyebabkan suatu musibah atau bencana alam. Misalnya, air ketika terjadi banjir, api pada saat terjadi kebakaran kebakaran dan lain sebagainya. *C. Macam-macam alat pemenuhan kebutuhan berdasarkan tujuan penggunaanya* 1. Barang konsumsi Barang konsumsi adalah alat yang secara langsung dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan, sehingga dapat dinikmati dan dirasakan manfaatnya tanpa harus melalui proses pengolahan. Contoh, buah-buahan, pakaian, meja kursi, motor dan mobil. 2, Barang produksi Barang produksi adalah alat pemuas kebutuhan yang tidak secara langsung dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan. Barang produksi dapat digunakan setelah melalui proses pengolahan lebih lanjut atau setelah menghasilkan benda lain. Contoh barang produksi seperti gandum yang akan dibuat menjadi roti, kain yang akan dibuat menjadi pakaian dan lain sebagainya. *D. Macam-macam alat pemenuhan kebutuhan berdasarkan hubungannya dengan barang lain (Fungsinya)* 1. Barang pelengkap (komplementer) Barang pelengkap adalah alat pemuas kebutuhan yang akan lebih bermanfaat dan lebih dapat dirasakan manfaatnya apabila digunakan secara bersama-sama dengan barang yang lain. Dengan kata lain, barang pelengkap atau komplementer ini berfungsi untuk melengkapi barang lain dalam penggunaan. Contoh, minyak tanah akan lebih bermanfaat bila kita gunakan bersama dengan kompor dan kopi akan lebih bermanfaat apabila dicampur dengan gula. 2. Barang pengganti (subtitusi) Barang pengganti adalah alat pemuas kebutuhan yang fungsinya dapat saling menggantikan. Contoh, jika tidak ada angkot maka kita bisa naik taksi, jika tidak ada nasi maka kita bisa memakan sagu atau jagung dan jika tidak ada susu maka kita bisa minum teh. Hal ini berarti fungsi taksi dapat menggantikan angkot, sagu/jagung dapat menggantikan nasi dan teh dapat menggantikan susu. *E. Macam-macam alat kebutuhan berdasarkan proses pembuatan* 1. Barang mentah Barang mentah adalah barang yang belum mengalami proses produksi, sehingga barang ini belum siap untuk digunakan. Barang mentah merupakan bahan dasar untuk membuat suatu barang. Contoh, hasil hutan (damar, rotan, dan kayu), hasil pertanian (padi, jagung dan kedelai), hasil perkebunan, hasil pertambangan (batu bara, dan timah). 2. Barang setengah jadi Barang setengah jadi merupakan barang yang sudah mengalami proses produksi lebih lanjut, namun belum dapat digunakan karena prosesnya belum selesai. Contoh : tekstil pada industri konveksi, kulit pada industri sepatu dan tas, tempakau pada industri rokok dan lain sebagainya. 3. Barang jadi Barang jadi adalah barang yang sudah melalui proses pengolahan sehingga siap digunakan untuk memenuhi kebutuhan. Contoh, pakaian, sepatu, tas, sepeda motor, komputer, televisi dan lain-lain. F. Macam-macam alat pemuas kebutuhan berdasarkan sifat atau segi jaminannya 1. Barang bergerak Barang bergerak adalah barang yang biasanya dapat digunakan sebagai jamianan untuk mendapatkan kredit jangka pendek. Contoh : televisi, sepeda motor, mobil dan lain-lain. 2. Barang tak bergerak Barang tak bergerak adalah barang yang biasanya dapat digunakan sebagai jaminan untuk memperoleh kredit jangka panjang. Contoh, rumah, tanah, dan lain-lain. G. Macam-macam alat pemuas kebutuhan berdasarkan kualitasnya 1. Barang superior Barang superior adalah alat pemuas kebutuhan yang memiliki kualitas sangat tinggi. Kualitas tersebut ditunjukan oleh harganya yang mahal sehingga biasanya dikonsumsi oleh golongan orang-orang yang berpendapatan menengah ke atas. Contoh, beras raja lele dan cianjur, pakaian-pakaian mahal, dan lukisan-lukisan mewah. 2. Barang Inferior Barang infreior adalah alat pemuas kebutuhan yang berkualitas rendah. Biasanya barang inferior dikonsumsi oleh masyarakat berpenghasilan rendah. Seperti barang-barang loakan yang dijual diemper-emper toko atau pakaian bekas dan impor. *MATERI 6* Menurut Al Meyers, jenis-jenis kegunaan barang atau benda dapat diuraikan sebagai berikut. • Element utility, artinya benda berguna karena mempunyai zat asli yang dibutuhkan. Misalnya umbi-umbian, buah-buahan, dan sayur-sayuran. • *Time utility,* artinya benda akan lebih berfaedah bila digunakan pada waktu yang tepat. Sebagai contoh menimbun gabah untuk persiapan pada masa paceklik dan payung pada saat musim hujan. • Place utility, artinya benda yang setelah dipindahkan tempatnya akan lebih berfaedah bagi manusia. Misalnya pasir di sungai dipindahkan ke kota dan kayu di hutan dipindahkan ke kota dipakai sebagai bahan bangunan. • *Form utility*, artinya benda setelah diubah bentuknya dapat lebih berfaedah bagi manusia. Misalnya kayu diubah mejadi mebel, kain diubah menjadi baju/celana, gandum diubah menjadi roti, dan sebagainya. • Ownership utility, artinya benda yang dapat berfaedah setelah dimiliki. Misalnya mobil yang masih di toko setelah dibeli oleh konsumen akan menjadi lebih berguna.

SUMBER:

Eko, Yuli. 2009. Ekonomi  1 : Untuk SMA dan MA Kelas  X. Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional : Jakarta.

Ismawanto. 2009. Ekonomi 1 : Untuk SMA dan MA Kelas X. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta. p. 210.

 Ismawanto. 2017. Panduan Materi Sukses Olimpiade Sains Ekonomi Jilid 1 (Makro Dan Mikro),Jakarta: Bina Prestasi Insani.

Irawan dan Suparmoko, M.,(2001). Ekonomi pembangunan. Yogyakarta: BPFE.

Mulyati, sri Nur dan Mahfudz, Agus dan Permana, Leni. 2009. Ekonomi 1 : Untuk Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah Kelas X. Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional : Jakarta.

M. T. Ritonga, Dkk. (2009). Ekonomi Untuk SMA kelas X. Jakarta: PT. Phibeta Aneka Cipta

Nurcahyaningtyas. 2009. Ekonomi : Untuk Kelas X SMA/MA. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta. p. 322.

Sa’dyah, C. 2009. Ekonomi 1 : Untuk Kelas X SMA dan MA. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta. p. 434.

Setiadi, Inung Oni, dkk. 2016. Ekonomi Peminatan Ilmu-Ilmu Sosial. Klaten: Intan Pariwara.

S, Alam. 2016. Ekonomi Kelompok Peminatan Ilmu Pengetahuan Sosial untuk SMA/MA Kelas X. Jakarta: Esis.

Komentar